BeritaBontangHeadlineKaltim

Dewan Dorong Perbaikan Bertahap Asrama Mahasiswa Bontang

×

Dewan Dorong Perbaikan Bertahap Asrama Mahasiswa Bontang

Sebarkan artikel ini
Dewan Dorong Perbaikan Bertahap Asrama Mahasiswa Bontang

NEWSROOM.CO.ID, BONTANG – Asrama mahasiswa di Bontang menjadi sorotan Sekretaris komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal. Ia menilai kondisi Asrama belum sepenuhnya mendukung kenyamanan mahasiswa dalam menjalani proses belajar.

Sorotan itu mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang pembangunan dan kelengkapan sarana dan prasarana asrama mahasiswa yang ada diluar kota Bontang, yang digelar di ruang paripurna DPRD, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, kenyamanan ruang belajar memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan prestasi akademik mahasiswa. Hal itu juga berpengaruh terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Bontang.

“Wajar kalau mereka meminta agar di upgrade fasilitasnya disana, karena berhubungan dengan kenyamanan mereka, studinya, dan nantinya berhubungan dengan indeks manusia,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah telah menyatakan kesiapannya dalam memenuhi kondisi tersebut dalam bertahap, sesuai dengan kondisi keuangan daerah.

“Cuman masalahnyakan terkait kondisi fiskal daerah, namun kedua belah pihak antara pemerintah dan mahasiswa perlu beradaptasi, yang penting pemerintah sudah menyatakan komitmennya, kalau kondisinya sudah bagus nanti akan difasilitasi,” katanya.

Saeful mengatakan dengan kondisi tersebut harus dapat dimengerti bersama agar pemerintah dan seluruh pihak dapat menemukan solusi untuk meningkatkan kondisi keuangan daerah.

“Mahasiswa dan semua pihak juga harus mengerti bahwa kondisi ini memang prihatin, agar kita mendapatkan rencana solusi kedepannya,” terangnya.

Sementara, Perwakilan Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Kota Samarinda, Rifka Nurul, berharap kedepannya pemerintah tidak hanya fokus terhadap penambahan sarana, namun kualitas barang juga perlu menjadi perhatian dalam setiap pengadaan.

Ia mencontohkan, pada tahun 2024 pengadaan enam kasur dan empat kipas pernah dilakukan. Namun sesaat kipas digunakan, kondisinya tidak berfungsi meski belum pernah di fungsikan.

“Pengadaan pada 2024. Untuk kasurnya kami berterima kasih, tetapi kipas anginnya belum sempat digunakan sudah rusak. Ke depan kami berharap fasilitas yang diberikan memiliki kualitas yang lebih baik,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Penelaah Teknis Kebijakan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Bontang, Hidayat, menjelaskan bahwa kewenangan Kesra dalam pengelolaan asrama mahasiswa memiliki batasan.

Karena itu, bangunan asrama yang saat ini digunakan berstatus sewa, sehingga Kesra tidak dapat melakukan pengadaan barang yang menjadi aset.

“Karena statusnya masih sewa, kami tidak diperbolehkan melakukan pengadaan fasilitas yang menjadi aset. Kewenangan pengadaan aset berada di Bagian Umum,” jelasnya. (Adv)