NEWSROOM.CO.ID, BONTANG – Fraksi Gerindra DPRD Kota Bontang menyoroti masih tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 meski realisasi belanja daerah telah mencapai angka yang cukup tinggi.
Pandangan tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Bontang dari Fraksi Gerindra, Sem Nalpa Mario Guling, saat menyampaikan pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Sem Nalpa menyebut realisasi belanja daerah yang mencapai 93,01 persen menunjukkan upaya maksimal pemerintah dalam melaksanakan program dan kegiatan yang telah direncanakan. Namun, masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait optimalisasi serapan anggaran.
“Pencapaian realisasi belanja daerah patut diapresiasi. Akan tetapi, masih terdapat SiLPA sebesar 6,99 persen yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya pada Rabu (17/6/2026).
Menurut Fraksi Gerindra, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) perlu lebih cermat dalam perencanaan dan pelaksanaan program agar target penyerapan anggaran dapat tercapai secara maksimal.
Selain menekan SiLPA, Fraksi Gerindra juga berharap porsi belanja daerah lebih diarahkan pada program-program yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan daya beli masyarakat, dan kesejahteraan warga Kota Bontang.
“Belanja daerah harus semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya terserap, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Gerindra juga mendorong pemerintah untuk memperluas penerapan digitalisasi administrasi, pelayanan, dan sistem pembayaran daerah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan, pengendalian, serta optimalisasi penerimaan daerah.
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, Fraksi Gerindra menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah.
“Fraksi Gerindra berkomitmen mengawal pelaksanaan APBD agar seluruh anggaran yang telah ditetapkan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Bontang,” tutupnya. (Adv)











