BeritaBontangHeadlineKaltim

Muhammad Sahib Desak Pemkot Kejar Potensi PAD dari Industri dan Tempat Usaha Besar

×

Muhammad Sahib Desak Pemkot Kejar Potensi PAD dari Industri dan Tempat Usaha Besar

Sebarkan artikel ini
Muhammad Sahib Desak Pemkot Kejar Potensi PAD dari Industri dan Tempat Usaha Besar

NEWSROOM.CO.ID, BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, meminta Pemerintah Kota Bontang lebih serius menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor-sektor usaha besar yang selama ini dinilai belum dimaksimalkan.

Sahib menilai pemerintah masih terlalu fokus mengejar sumber pendapatan berskala kecil, sementara potensi besar yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kas daerah belum mendapat perhatian maksimal.

“Kita jangan hanya sibuk mengejar sektor-sektor kecil. Ada sumber pendapatan besar yang harus mulai kita garap secara serius agar PAD Kota Bontang meningkat,” ujarnya pada Senin (22/6/2026).

Salah satu sektor yang disorot adalah layanan laboratorium lingkungan yang dinilai memiliki peluang besar mendatangkan pendapatan daerah.

Menurutnya, Kota Bontang yang menjadi kawasan industri seharusnya mampu menyediakan fasilitas laboratorium yang dapat dimanfaatkan perusahaan-perusahaan besar untuk kebutuhan pengujian produk maupun lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa berbagai aktivitas industri membutuhkan hasil uji laboratorium sebelum produk dipasarkan atau diekspor.

Potensi tersebut, kata dia, dapat menjadi sumber pendapatan baru jika dikelola secara profesional oleh pemerintah daerah.

Selain sektor industri, Sahib juga meminta pemerintah melakukan pendataan terhadap berbagai usaha olahraga swasta seperti lapangan bulu tangkis, futsal dan mini soccer yang berkembang di Kota Bontang.

Menurutnya, usaha-usaha tersebut memiliki potensi kontribusi terhadap PAD yang perlu dioptimalkan melalui regulasi dan pengawasan yang tepat.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti keberadaan tempat hiburan malam dan berbagai usaha komersial lainnya agar kontribusinya terhadap daerah dapat dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai ada usaha yang berjalan dan mendapatkan keuntungan di Kota Bontang, tetapi kontribusinya terhadap daerah tidak jelas. Semua sektor usaha harus memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Selain itu, Muhammad Sahib jugs mendorong agar setiap komisi DPRD bersama mitra kerjanya menyusun rumusan dan rekomendasi yang lebih konkret terkait strategi peningkatan PAD.

Menurutnya, hasil pembahasan tersebut harus menjadi pedoman yang dapat dijalankan dan dievaluasi secara berkelanjutan.

“Kita ingin setiap rapat menghasilkan solusi yang jelas dan bisa ditindaklanjuti. Dengan begitu, peningkatan PAD tidak hanya menjadi target, tetapi benar-benar dapat diwujudkan,” tutupnya. (Adv)