Newsroom.co.id, Luwu Utara – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) terus bergerak cepat dalam upaya menangani situasi darurat bencana yang melanda wilayahnya.
Salah satu langkah cepat yang dilakukan adalah dengan menunjuk Dandim 1403/Palopo sebagai Komandan Posko Penanggulangan Bencana, dan Kapolres sebagai Wakil Komandan Posko.
Hal diutarakan Bupati Andi Rahim saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) X Bersama FKPPI dari enam Pengurus Cabang FKPPI di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, baru-baru ini.
“Tadi, Pak Dandim sudah kita daulat sebagai Komandan Posko Penanggulangan Bencana di Luwu Utara,” ungkap Bupati Andi Rahim.
Ia menjelaskan bahwa penetapan struktur komando ini dilakukan menyusul ditetapkannya status Luwu Utara ke dalam kondisi darurat bencana yang diumumkan langsung Bupati.
Dengan adanya posko terpadu ini, ia berharap langkah-langkah penanganan di sejumlah lokasi terdampak dapat berjalan lebih masif, terstruktur, dan cepat.
Hingga saat ini, koordinasi intensif terus digenjot melalui Rapat Koordinasi (Rakor) kebencanaan yang melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk TNI, Polri, instansi pemerintah, dan relawan.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda merupakan bentuk tanggung jawab penuh untuk memastikan keselamatan warga.
Menurutnya, kehadiran TNI dan Polri di garda terdepan dalam penanganan bencana diharapkan mampu memberikan jaminan ketenangan bagi para korban bencana.
“Ini tugas mulia yang mesti kita emban juga untuk memberikan pelayanan yang betul-betul dapat memberikan jaminan rasa aman bagi warga yang terdampak langsung bencana,” tandasnya.
Dengan dibentuknya komando posko ini, seluruh alokasi bantuan, evakuasi, dan upaya pemulihan infrastruktur di titik-titik bencana di Luwu Utara akan dipusatkan dan dikendalikan langsung di bawah arahan Dandim 1403/Palopo dan Kapolres. (LHr)











