BeritaBontangHeadlineKaltim

Wali Kota Ingatkan Jabatan adalah Amanah, Bukan Sekadar Posisi

×

Wali Kota Ingatkan Jabatan adalah Amanah, Bukan Sekadar Posisi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyaksikan penandatanganan salah satu ASN yang dilantik. (Istimewa/Dok.Kominfo)

Newsroom.co.id, Bontang – Pelantikan 145 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bontang diwarnai pesan tegas Wali Kota Neni Moerniaeni soal makna jabatan sebagai amanah, bukan sekadar posisi struktural. Pesan itu menjadi penekanan utama dalam pelantikan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional tersebut.

Dalam sambutannya, Neni mengingatkan jabatan yang diemban para pejabat akan dinilai oleh seluruh masyarakat Bontang. Bahkan lebih jauh, amanah tersebut menurutnya juga harus dipertanggungjawabkan secara moral dan spiritual.

Ia menilai orientasi pejabat tidak boleh berhenti pada status, kewenangan, maupun fasilitas jabatan. Sebaliknya, tanggung jawab yang melekat harus diwujudkan dalam integritas, dedikasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Neni, aparatur sipil negara harus menjadi fondasi pemerintahan yang sehat. Jika integritas birokrasi melemah, maka sistem pemerintahan secara keseluruhan juga akan terdampak.

“Saya ingin saudara memahami jabatan ini amanah. Ini bukan hanya dinilai oleh masyarakat, tapi kelak dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Maka jalankan dengan integritas dan tanggung jawab,” tegasnya dalam arahannya, Selasa (21/4/2026).

Ia juga mengingatkan tidak boleh ada pejabat yang hanya menjalankan rutinitas tanpa gagasan dan inovasi. Tantangan birokrasi modern, menurutnya, justru menuntut keberanian mengambil langkah dan menghadirkan solusi.

Selain integritas, ia menyoroti pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas dalam mengelola kegiatan pemerintahan. Setiap keputusan, program, maupun penggunaan anggaran, kata dia, harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan hanya merasa sudah dilantik lalu selesai. Justru setelah ini tanggung jawab dimulai. Tunjukkan profesionalisme, buktikan integritas, dan hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pelantikan bukan hanya agenda administrasi kepegawaian, melainkan momentum memperkuat etika birokrasi dan komitmen pelayanan di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. (Adv/Rhae)