BeritaBontangHeadlineKaltim

Persit KCK Peringati HUT Ke-80 dengan Aksi Penanaman Mangrove di Pesisir Bontang

×

Persit KCK Peringati HUT Ke-80 dengan Aksi Penanaman Mangrove di Pesisir Bontang

Sebarkan artikel ini
Persit Kartika Chandra Kirana Peringati HUT Ke-80 dengan Aksi Penanaman Mangrove di Pesisir Bontang

Newsroom.co.id, Bontang – Peringatan HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) di Kota Bontang diwarnai dengan kegiatan peduli lingkungan melalui penanaman mangrove di kawasan pesisir Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (4/5).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Persit dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap ekosistem pesisir.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 65 Yon Arhanud 7, Kesumaningdyah Tri Astuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Persit yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi lingkungan.

“Hari ini kami menanam 100 bibit mangrove hasil kerja sama dengan Pupuk Kaltim. Selain itu, kami juga menanam 50 pohon buah di lingkungan batalyon,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan penghijauan akan terus berlanjut di lokasi lain, termasuk rencana penanaman 200 mangrove di kawasan Tanjung Limau.

Menurutnya, aksi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Mangrove tidak hanya berfungsi mencegah abrasi, tetapi juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berdampak untuk internal, tapi juga masyarakat sekitar dan lingkungan Kota Bontang,” jelasnya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dalam menjaga lingkungan untuk masa depan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran bersama dalam merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang. “Ketika kita jaga bumi, maka bumi menjaga kita,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, perusahaan, pelajar, hingga masyarakat setempat. (Red)