BeritaBontangHeadlineKaltimOlahraga

NPCI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Perkuat Dukungan Olahraga Disabilitas

×

NPCI Bontang Resmi Dilantik, Pemkot Perkuat Dukungan Olahraga Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menandatangani pengukuhan pengurus NPCI periode 2026-2031. (Diskominfo Btg)

Newsroom.co.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan olahraga disabilitas seiring pelantikan kepengurusan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bontang masa bakti 2026–2031, di Aula Dispopar Bontang, Sabtu (18/4/2026).

Momentum ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pembinaan atlet disabilitas sekaligus memperluas dukungan terhadap pengembangan olahraga inklusif di daerah.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, keberadaan NPCI memiliki peran penting dalam membangun pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari pengembangan potensi atlet, peningkatan kapasitas, hingga mendorong lahirnya prestasi di tingkat regional maupun nasional.

Menurut Neni, kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan capaian positif yang telah dibangun sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi dalam pengembangan olahraga disabilitas di Kota Bontang.

“Dedikasi dan integritas pengurus menjadi kunci untuk membawa pembinaan atlet disabilitas semakin maju dan berprestasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembinaan olahraga disabilitas tidak semata berorientasi pada prestasi kompetitif, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang inklusif. Menurutnya, olahraga merupakan ruang penting bagi penyandang disabilitas untuk berkembang, berpartisipasi, dan menunjukkan potensi secara setara.

Diringa juga mengapresiasi kontribusi kepengurusan sebelumnya yang dinilai berhasil membawa atlet-atlet disabilitas meraih berbagai capaian. Ia menyebut keberhasilan Indonesia pada ASEAN Para Games 2025 dengan raihan ratusan medali menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga disabilitas terus menunjukkan kemajuan.

“Ini menjadi motivasi bagi daerah untuk terus memperkuat pembinaan dan dukungan terhadap atlet-atlet disabilitas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pengembangan olahraga disabilitas sejalan dengan komitmen nasional maupun global dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk melalui Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD), Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011, serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.

Menurut dia, arah itu juga sejalan dengan pembangunan Kota Bontang 2025–2029 yang menitikberatkan transformasi sosial menuju sumber daya manusia yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing.

Di sisi lain, Pemkot Bontang juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas hingga masyarakat, untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan olahraga disabilitas.

Neni berharap kepengurusan baru NPCI mampu membangun ekosistem olahraga yang semakin inklusif, memperluas ruang bagi atlet disabilitas untuk berkembang, sekaligus melahirkan prestasi yang membanggakan bagi Kota Bontang. (Adv/Rhae)