BeritaBontangHeadlineKaltim

Target Zero Pengangguran, Wawali Bontang Andalkan Sinergi Dunia Usaha

×

Target Zero Pengangguran, Wawali Bontang Andalkan Sinergi Dunia Usaha

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris (kiri) saat dikonfirmasi awak media. (Rhae/Newsroom.co.id)

Newsroom.co.id, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, optimis target zero pengangguran di Kota Bontang dalam lima tahun ke depan. Hal tersebut disampaikannya usai sesi penilaian yang melibatkan tim dari Kementerian Dalam Negeri dan jurnalis nasional.

Menurutnya, keyakinan tersebut didasarkan pada strategi utama berupa penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga kualitas calon tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri yang ada di Bontang.

“Yang penting dunia usaha dengan kita terus bersinergi. Kami menjamin kualitas calon pekerja melalui pelatihan yang terus dievaluasi oleh Disnaker,” ujarnya usai menggelar zoom di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (1/4/2026).

AH sapaan akrabnya ini menjelaskan, salah satu kunci utama dalam menekan angka pengangguran adalah ketersediaan data proyeksi kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan. Dengan data tersebut, pemerintah dapat melakukan intervensi pelatihan yang tepat sasaran.

Selama ini, kata dia, tantangan yang dihadapi adalah belum optimalnya keterbukaan perusahaan terkait kebutuhan tenaga kerja. Akibatnya, pemerintah kesulitan menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai standar industri.

“Perusahaan harus membuka diri. Kalau kami tidak tahu apa yang mereka butuhkan, bagaimana kami menyiapkan SDM-nya,” tegasnya.

Ia juga menyebut, tim penilai memberikan apresiasi terhadap upaya Pemkot Bontang dalam menyusun proyeksi kebutuhan tenaga kerja. Langkah ini dinilai sebagai poin penting dalam strategi penurunan angka pengangguran.

Lebih lanjut, AH bilang pemerintah tidak akan mencampuri proses seleksi tenaga kerja di perusahaan. Seluruh proses tetap diserahkan kepada pihak perusahaan sesuai standar masing-masing.

Namun, bagi calon tenaga kerja yang belum memenuhi kualifikasi, pemerintah akan kembali memberikan pelatihan agar mereka siap bersaing di kesempatan berikutnya.

“Yang belum lolos, kami latih lagi. Itu yang membuat kami yakin target zero pengangguran bisa tercapai,” katanya.

Ia menambahkan, tren penurunan angka pengangguran di Bontang saat ini sudah menunjukkan hasil positif. Salah satunya ditopang oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang turut menyerap tenaga kerja.

Dari perhitungan sementara, sebanyak 19 unit program MBG yang berjalan mampu menyerap sekitar 570 tenaga kerja. Jika program tersebut berkembang hingga mencapai target, serapan tenaga kerja diperkirakan bisa menembus lebih dari seribu orang.

“Program MBG juga punya pengaruh besar. Selain menyerap tenaga kerja, dampaknya juga ke ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Rhae)