Newsroom.co.id, Luwu Utara – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mujahidin DDI Masamba sukses menggelar acara Tasyakuran dan Penamatan Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Tahun Ajaran 2025/2026. Acara ini digelar di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara.
Prosesi penamatan tahun ini mengusung tema: “Melangkah Bersama Cahaya Ilmu dan Iman, Menjadi Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia Menuju Peradaban Gemilang.” Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Jumal Jayair Lussa, sekaligus mewakili Bupati Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Sekda Jumal Jayair Lussa memberikan motivasi yang mendalam kepada para lulusan, baik MTs maupun MA. Ia menekankan bahwa tantangan masa depan menuntut para santri atau siswa untuk selalu adaptif, dan tetap memegang teguh nilai-nilai agama.
“Saya ingin berpesan kepada anak-anakku semua bahwa kita tidak bisa menolak perkembangan zaman, kita tidak bisa menolak menuju peradaban yang gemilang ini sesuai tema yang kita angkat pada tasyakuran kali ini,” tutur Sekda Jumal Jayair Lussa dalam sambutannya itu.
Jumal juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan madrasah saat ini sudah bisa bersaing dengan sekolah umum. “Secara akademis, kalian tidak kalah dari anak-anak atau teman-teman kita yang ada di sekolah umum,” tegas Sekda Jumal Jayair Lussa seraya memberikan motivasi.
Apa yang disampaikan Sekda ini rupanya menjadi fakta bahwa para siswa DDI Masamba juga tak kalah berprestasinya dengan para siswa yang ada di sekolah umum. “Faktanya, banyak siswa MA DDI Masamba yang berprestasi luar biasa,” tambahnya disambut tepuk tangan hadirin.
Ia juga mengingatkan adanya tanggung jawab moral yang besar bagi alumni saat melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Setelah tamat, ada predikat yang melekat di pundak kita sebagai alumni sekolah agama, yaitu sifat dan perilaku yang harus kita jaga saat kita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pesan Sekda.
Sebelumnya, Pimpinan Pondok Pesantren Al Mujahidin DDI Masamba, K.H. Achmad Syafei, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian para siswa pada tahun ini. Ia menyebutkan, ada 79 siswa (34 MTs dan 35 MA), yang berhasil menamatkan pendidikannya.
“Sebanyak 69 siswa yang lulus ini kita pastikan siap untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Yang MTs lanjut ke MA, dan MA lanjut lagi ke perguruan tinggi,” ucap Achmad seraya menambahkan bahwa ada 13 alumni MA DDI Masamba berhasil mendapatkan beasiswa dari Baznas RI untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Luwu Utara yang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis), Amiruddin, S.Pd.I., M.Pd.I., mengapresiasi DDI Masamba atas terselenggaranya kegiatan Tasyakuran ini. Menurutnya, penamatan tahun ini adalah sejarah baru bagi pondok pesantren.
“Pelaksanaan Tasyakuran tahun ini sungguh luar biasa, karena baru pertama kalinya Ponpes Al Mujahidin DDI Masamba melaksanakan acara Tasyakuran dan Penamatan Siswa di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara,” ungkap Amiruddin yang hadir mewakili Kepala Kemenag.
Ia juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara yang telah memberikan kesempatan kepada DDI Masamba untuk melaksanakan kegiatan Tasyakuran dan Penamatan Santri di aula milik Pemda tersebut.
“Terima kasih kepada Pemda Kabupaten Luwu Utara atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada dunia pendidikan keagamaan, khususnya kepada DDI Masamba yang selama ini ketika menggelar kegiatan Tasyakuran selalu dilaksanakan di pondok pesantren,” imbuhnya.
Turut hadir dalam acara tasyakuran kali ini, Anggota DPRD Andi Sukma, Ketua Baznas Luwu Utara, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan organisasi keislaman, serta yang paling istimewa, kehadiran para orang tua santri yang hadir memenuhi Aula La Galigo. (LHr)











