Luwu Utara – Dalam rangka memastikan rangkaian kegiatan keagamaan berjalan khidmat, tertib, dan terorganisir saat Bulan Suci Ramadan tiba, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Akram Risa, memimpin rapat koordinasi persiapan Safari Ramadan 2026.
Rapat berlangsung interaktif di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Luwu Utara, Rabu (4/2/2026), dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah (PD) terkait, para tokoh agama, serta organisasi keagamaan Islam lingkup Kabupaten Luwu Utara (Lutra).
Rapat ini fokus membahas pelaksanaan kegiatan Safari Ramadan 2026 yang selama ini menjadi kegiatan rutin tahunan pemerintah daerah di Bulan Suci Ramadan. Dan tahun ini, kegiatan yang sama kembali akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah di beberapa kecamatan.
Dalam arahannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Akram Risa, menekankan pentingnya Safari Ramadan sebagai kegiatan yang tak hanya sekadar agenda rutin tahunan, melainkan juga sebagai jembatan komunikasi langsung antara pemda dan masyarakat di bulan puasa.
“Kita berharap keterlibatan aktif teman-teman di kecamatan, khususnya para camat, untuk tetap menjadi bagian penting dalam menyukseskan safari ramadan tahun ini. Untuk itu, pada rapat ini, kita juga menghadirkan para camat agar komunikasi berjalan lancar,” ucap Akram.
Akram mengatakan bahwa jika tidak aral melintang, kegiatan safari ramadan akan dilaksanakan di awal-awal ramadan, tepatnya 20 Februari 2026. “Insya Allah, 20 Februari kita mulai safari ramadan, tetapi ini sifatnya tentative, karena keputusannya tetap di tangan Bupati.
Dikatakannya, seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan safari ramadan tetap akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan, dengan agenda buka puasa bersama, lalu dilanjutkan dengan pelaksanaan salat isya dan tarwih secara berjemaah di masjid yang ditentukan.
“Jadi, kita berharap teman-teman camat tetap harus membangun komunikasi yang baik dengan teman-teman kepala desa, sebab kemeriahan safari ramadan juga tergantung seberapa seriusnya para kepala desa dalam menyukseskan festival kebaikan di bulan suci,” harapnya.
Tak kalah menariknya, ia juga mengungkapkan bahwa Tim Safari Ramadan Pemda Lutra yang akan dibentuk memberi kesempatan kepada Kepala Perangkat Daerah untuk menjadi penceramah saat safari ramadan dilaksanakan. “Jadi, teman-teman Kepala PD harus siap,” tegasnya.
Masih Akram Risa, Tim Safari Ramadan yang terdiri dari beberapa entitas, juga akan memberikan santunan kepada jemaah masjid usai pelaksanaan salat tarwih secara berjemaah. “Ini kan bulan kebaikan, jadi kita berharap ada penyaluran santunan kepada jemaah juga,” jelasnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Safari Ramadan 2026 akan dilaksanakan secara lebih meriah, tetap tetap dalam bingkai kesederhanaan. “Meriah dalam artian bahwa akan lebih banyak umat muslim Luwu Utara yang turut membersamai Tim Safari Ramadan Pemda Lutra,” terangnya.
Rapat ditutup dengan komitmen seluruh sektor untuk segera merampungkan teknis pelaksanaan Safari Ramadan dalam waktu satu atau dua minggu ke depan, sebelum memasuki awal Bulan Suci Ramadan yang diprediksi akan jatuh pada 19 Februari 2026 mendatang. (LHr)











