Newsroom.co.id, Bontang – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang merilis perkembangan harga bahan pokok per Senin, 13 April 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun dari tiga lokasi pasar, yakni Rawa Indah, Telihaan, dan Loktuan, harga beras medium tercatat stabil di angka Rp15.400 per kilogram. Sementara beras premium berada di kisaran Rp16.100 per kilogram di seluruh wilayah.
Untuk komoditas gula pasir curah, harga berada di rentang Rp19.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Adapun minyak goreng kemasan dijual antara Rp25.000 hingga Rp26.000 per liter.
Harga daging sapi terpantau cukup tinggi namun stabil, yakni berkisar Rp165.000 hingga Rp170.000 per kilogram. Sementara daging ayam ras berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp53.000 per ekor (1,8 kg). Telur ayam ras dijual dengan harga Rp2.000 hingga Rp2.400 per butir.

Di sektor bumbu dapur, harga bawang merah berkisar antara Rp48.000 hingga Rp55.000 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram.
Sementara itu, komoditas cabai menunjukkan variasi harga yang cukup signifikan. Cabai merah besar dijual antara Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram, cabai keriting Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, dan cabai biasa/tiung mencapai Rp80.000 per kilogram di semua wilayah.
Untuk komoditas sayuran, harga kentang berada di kisaran Rp16.000 hingga Rp20.000 per kilogram, kol stabil di Rp15.000 per kilogram, dan tomat berkisar Rp25.000 hingga Rp28.000 per kilogram.
Di sektor perikanan, harga ikan kembung mengalami variasi cukup tinggi, yakni Rp45.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Ikan tongkol dijual antara Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram, sedangkan ikan bandeng berkisar Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Pemkot Bontang melalui DKUMPP terus melakukan pemantauan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. (Red)











