BeritaBontangEkobisHeadlineKaltim

Stok Pangan di Bontang Dipastikan Aman hingga Lebaran

×

Stok Pangan di Bontang Dipastikan Aman hingga Lebaran

Sebarkan artikel ini
DKP3 Bontang saat melakukan monitoring stok pangan di Pasar Rawa Indah. (Istimewa)

Newsroom.co.id, Bontang – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang memastikan ketersediaan pangan  dalam kondisi aman hingga pasca Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepastian ini berdasarkan hasil analisis ketahanan pangan yang dilakukan pada minggu ketiga Ramadan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Bontang, Debora Kristiani, menyampaikan secara umum stok bahan pangan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk beberapa minggu ke depan.

“Kondisi ketersediaan pangan Kota Bontang secara garis besar aman sampai pasca Idul Fitri 1447 H. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis ketahanan pangan bahwa ketersediaan pangan dapat bertahan sampai beberapa minggu ke depan,” ujarnya saat ditemui, Senin (9/3/2026).

DKP3 Bontang mencatat hasil Neraca Pangan Mingguan minggu ke-3 Ramadan 1447 H per Senin, 9 Maret 2026. Data tersebut menunjukkan sebagian besar bahan pangan pokok masih berada dalam kondisi cukup.

Untuk komoditas beras, ketersediaan tercatat 658 ton dengan kebutuhan mingguan sekitar 329,1 ton. Neraca pangan menunjukkan surplus sekitar 198,9 ton.

Komoditas jagung memiliki ketersediaan 1 ton dengan kebutuhan mingguan sekitar 0,3 ton sehingga neraca tercatat 0,7 ton dengan ketahanan sekitar dua minggu.

Sementara bawang merah memiliki stok sekitar 25,2 ton dengan kebutuhan mingguan 14,5 ton, sedangkan bawang putih tercatat tersedia 31,2 ton dengan kebutuhan mingguan sekitar 12,4 ton.

Pada komoditas hortikultura, cabai besar memiliki ketersediaan sekitar 6,16 ton dengan kebutuhan mingguan 4,1 ton. Sedangkan cabai rawit tercatat tersedia 31,41 ton dengan kebutuhan mingguan 13,2 ton.

Untuk komoditas protein hewani, stok juga masih relatif aman. Daging sapi atau kerbau tercatat tersedia sekitar 35,82 ton dengan kebutuhan mingguan 12,2 ton.

Sementara daging ayam ras memiliki ketersediaan sekitar 253,5 ton dengan kebutuhan mingguan 100,3 ton. Komoditas telur ayam ras tercatat memiliki stok 115,6 ton dengan kebutuhan mingguan sekitar 60,1 ton.

Adapun bahan pokok lainnya seperti gula pasir memiliki ketersediaan sekitar 72 ton dengan kebutuhan mingguan 40,2 ton. Sedangkan minyak goreng tercatat memiliki stok sekitar 76 ton dengan kebutuhan mingguan 40,3 ton.

Selain memantau neraca mingguan, DKP3 juga menghitung kebutuhan pangan masyarakat Bontang secara tahunan berdasarkan data Susenas BPS 2026 dengan jumlah penduduk 193.097 jiwa.

Kebutuhan terbesar berasal dari komoditas beras yang mencapai sekitar 15.797,4 ton per tahun. Sementara kebutuhan daging ayam ras sekitar 4.812,5 ton per tahun, telur ayam ras sekitar 2.885,6 ton per tahun, gula pasir sekitar 1.928,5 ton per tahun, dan minyak goreng sekitar 1.934 ton per tahun.

“Kami terus melakukan pemantauan pasokan serta berkoordinasi dengan distributor guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga setelah Idul Fitri,” pungkasanya. (Adv/Rhae)