NEWSROOM.CO.ID, BONTANG — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero resmi mengumumkan jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang di Pelabuhan Bontang untuk awal Februari 2026. Informasi ini disampaikan guna memberikan kepastian layanan transportasi laut bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke berbagai daerah tujuan.
Staf Operasional PT PELNI Bontang, Tri Nurdiansyah, mengatakan bahwa sepanjang Februari 2026 terdapat dua kapal PELNI yang dijadwalkan singgah di Pelabuhan Bontang, yakni KM Egon dan KM Binaiya, dengan rute menuju sejumlah kota besar di Indonesia.
KM Egon dijadwalkan tiba di Pelabuhan Bontang pada Minggu, 1 Februari 2026, pukul 03.00 WITA dan akan diberangkatkan kembali pada pukul 06.00 WITA di hari yang sama. Kapal ini melayani rute Pare-Pare, Batulicin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu.
Selanjutnya, KM Binaiya akan sandar di Pelabuhan Bontang pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 04.00 WITA dan dijadwalkan berangkat pukul 07.00 WITA dengan tujuan Pare-Pare, Makassar, Labuan Bajo, Bima, dan Benoa.
Sementara itu, KM Egon kembali dijadwalkan singgah di Pelabuhan Bontang pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 17.00 WITA dan akan melanjutkan pelayaran pada pukul 20.00 WITA dengan tujuan Pare-Pare.
Pada pertengahan bulan, KM Egon kembali melayani pelayaran dari Pelabuhan Bontang pada Minggu, 15 Februari 2026. Kapal tersebut dijadwalkan tiba pukul 02.00 WITA dan berangkat kembali pukul 05.00 WITA dengan rute Pare-Pare, Batulicin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu.
Tri Nurdiansyah mengimbau calon penumpang agar memperhatikan jadwal keberangkatan, datang lebih awal ke pelabuhan, serta memastikan seluruh dokumen perjalanan telah lengkap. Ia juga menyarankan masyarakat untuk rutin memantau informasi resmi dari PT PELNI guna mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat kondisi cuaca maupun faktor operasional lainnya.
“Untuk jadwal keberangkatan di akhir Februari masih menunggu rilis dari kantor pusat. Dengan adanya jadwal ini, kami berharap masyarakat Bontang dan sekitarnya dapat merencanakan perjalanan laut dengan lebih nyaman dan teratur,” ujarnya. (*)











