Newsroom.co.id, Bontang – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang mencatat harga bahan pokok di Pasar Induk Rawa Indah pada Rabu (8/4/2026) cenderung stagnan. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh enumerator Abdul Karim, tidak terdapat perubahan harga signifikan dibanding hari sebelumnya.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani, menyampaikan bahwa kondisi ini menunjukkan stabilitas pasar meski belum ada penurunan harga.
“Pagi ini tidak ada perubahan harga bahan pokok, semuanya relatif tetap,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Adapun harga beras premium tercatat Rp16.500 per kilogram, sementara beras lokal berada di angka Rp15.000 per kilogram. Untuk komoditas jagung pipil dijual Rp8.000, sedangkan kedelai pipil Rp11.000 per kilogram.
Komoditas hortikultura masih berada pada harga yang cukup tinggi. Bawang merah dijual Rp50.000 per kilogram dan bawang putih Rp43.000 per kilogram.
Sementara itu, cabai masih menjadi komoditas dengan harga paling fluktuatif. Cabai rawit tercatat Rp90.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting dan cabai merah besar masing-masing berada di harga Rp55.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan protein hewani, daging sapi dijual Rp165.000 per kilogram dan daging ayam Rp36.000 per kilogram. Telur ayam juga masih berada di harga Rp40.625 per kilogram.
Harga bahan pokok lainnya seperti gula curah berada di angka Rp18.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan dijual Rp22.000 per liter, sementara minyak goreng curah Rp20.000 per liter.
Komoditas perikanan juga terpantau stabil, di antaranya ikan kembung Rp40.000 per kilogram, ikan tongkol Rp35.000, dan ikan bandeng Rp35.000 per kilogram. Garam halus dijual Rp8.000 per kilogram.
“Ketersediaan bahan pangan di Kota Bontang masih dalam kondisi aman. Pemerintah juga terus melakukan pemantauan rutin guna mengantisipasi potensi lonjakan harga dalam waktu dekat,” tutupnha. (Adv/Rhae)











