BeritaBontangHeadlineKaltim

Gerakan Menanam Cabai Digalakkan, Warga Bontang Diajak Manfaatkan Pekarangan Rumah

×

Gerakan Menanam Cabai Digalakkan, Warga Bontang Diajak Manfaatkan Pekarangan Rumah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (AI)

Newsroom.co.id, Bontang – Upaya memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif mulai digalakkan di Kota Bontang melalui program Gerakan Menanam Cabai Rawit Pekarangan Rumah Tangga (Gembira Pak RT). Program ini dirancang sebagai gerakan berbasis komunitas yang melibatkan masyarakat di tingkat RT.

Program tersebut digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kelompok masyarakat hingga perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan gerakan ini bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai rawit yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, cabai merupakan komoditas yang hampir selalu digunakan dalam konsumsi masyarakat. Namun, harga cabai sering mengalami fluktuasi yang cukup tinggi di pasaran.

“Tanam cabai rawit ini penting karena hampir semua orang mengonsumsi cabai. Sementara harganya kadang tidak menentu, bahkan bisa mencapai Rp100 ribu per kilogram,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Program ini nantinya juga direncanakan masuk dalam skema Program RT (Pro RT), dengan alokasi anggaran tertentu untuk mendukung kegiatan ketahanan pangan di tingkat lingkungan.

Pada tahap awal pelaksanaan, DKP3 menggandeng sejumlah perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung sarana produksi bagi masyarakat.

Beberapa perusahaan yang telah menyatakan dukungan antara lain Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Badak NGL, PT Indominco, dan PT Pama.

Dalam pelaksanaannya, DKP3 berperan memberikan penyuluhan teknis kepada masyarakat, menyediakan benih cabai unggul bersertifikat, serta melakukan pendampingan terkait pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Sementara dukungan dari pihak perusahaan diarahkan pada penyediaan sarana produksi seperti polybag, media tanam, pupuk organik, hingga bantuan alat pertanian.

Saat ini, program tersebut mulai dijalankan dengan menunjuk satu RT sebagai lokasi percontohan di setiap kelurahan di Kota Bontang.

“Sekarang sudah berjalan. Kami mulai dengan satu RT sebagai percontohan di tiap kelurahan,” pungkasnya. (Adv/Rhae)