BeritaBontangHeadlineKaltim

DPK Berau Studi Tiru ke DPK Bontang, Dalami TPBIS dan Peningkatan Literasi

×

DPK Berau Studi Tiru ke DPK Bontang, Dalami TPBIS dan Peningkatan Literasi

Sebarkan artikel ini
DPK Berau Studi Tiru ke DPK Bontang, Dalami TPBIS dan Peningkatan Literasi

Newsroom.co.id, Bontang– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Berau melaksanakan studi tiru ke DPK Kota Bontang pada Jumat (10/04/2026).

Rombongan DPK Berau dipimpin oleh Nursheha, selaku Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Sekretaris DPK Kota Bontang, Hapida, beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang Perpustakaan DPK Kota Bontang, Indra Nopika Wijaya, memaparkan berbagai program, strategi, serta capaian yang telah dilaksanakan dalam mendukung implementasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Ia juga menjelaskan upaya peningkatan nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Kota Bontang.

Indra Nopika menyebutkan, sejak tahun 2022 hingga 2025, nilai IPLM dan TKM Kota Bontang menjadi yang terbaik se-Kalimantan Timur. Bahkan, pada tahun 2025, IPLM Kota Bontang berhasil meraih peringkat ketiga terbaik se Indonesia.

“Capaian ini menjadi salah satu alasan DPK Kabupaten Berau studi tiru, guna mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan,” ucapnya.

Lanjutnya, melalui program TPBIS, DPK Kota Bontang juga telah berhasil mendorong lahirnya wirausaha baru dari berbagai pelatihan, seperti macrame dan barista. “Program ini bagian dari komitmen DPK dalam mendukung Pemerintah Kota Bontang dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, serta sejalan dengan jargon literasi untuk kesejahteraan,” ujarnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan saling bertukar informasi dan praktik baik antar kedua Dinas. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan layanan perpustakaan di daerah masing-masing.

Melalui pertemuan ini pula diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antar daerah dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta mendorong budaya literasi di masyarakat. (Red)