Newsroom.co.id, Kutai Barat – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat resmi membuka Festival Ramadan 1446 Hijriah yang mengusung tema “Ramadhan Bergema Mengukir Prestasi, Mencetak Generasi Qur’ani”. Kegiatan tersebut digelar di Simpang 3 Shelter, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kamis (26/2/2026) sore.
Pembukaan festival dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dari unsur kepolisian turut hadir Wakapolres Kutai Barat Subari, Rinto C. Simanjuntak, serta Haryadi. Hadir pula Camat Melak H. Asrin Surianto, PLT Kepala Dinas Pariwisata FX Sumardi, Danramil 0912-12/Melak Lettu Inf Wahyudi, serta para undangan lainnya. Personel Polsek Melak juga diterjunkan untuk melakukan pengamanan guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Barat menyampaikan bahwa Festival Ramadhan merupakan kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat dan motivasi keagamaan bagi anak-anak serta remaja.
Menurutnya, bulan suci Ramadan menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat sehingga mampu menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, masyarakat, maupun daerah,” ujarnya.
Selain sebagai ajang pembinaan keagamaan, Festival Ramadhan juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran Pasar Ramadan yang melibatkan pelaku UMKM lokal menjadi daya tarik tersendiri serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat selama bulan suci.
Usai pembukaan, para tamu undangan melakukan sesi foto bersama dan meninjau langsung area Pasar Ramadhan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan festival.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan dari personel Polsek Melak. Pihak kepolisian akan terus melakukan monitoring hingga penutupan festival guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kecamatan Melak. (Hd)











