Newsroom.co.id, Bontang – Di tengah kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mengalami penurunan, Pemerintah Kota Bontang memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan sesuai rencana.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa penurunan anggaran tidak akan menghambat komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Walaupun APBD turun, insya Allah semua program prioritas tetap bisa berjalan,” ungkapnya, Selasa (31/3/2026).
Salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut adalah keberhasilan Pemkot Bontang mendapatkan tambahan 2.000 sambungan rumah (SR) gas gratis dari Kementerian ESDM pada awal tahun 2026.
Menurut dia, capaian ini menunjukkan bahwa sinergi dengan pemerintah pusat tetap berjalan optimal, meskipun kondisi fiskal daerah mengalami tantangan. Dengan tambahan tersebut, total jaringan gas gratis di Bontang kini mencapai 12.553 SR.
“Ini adalah hasil perjuangan bersama untuk masyarakat Bontang. Alhamdulillah, kita masih bisa menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa efisiensi anggaran akan menjadi strategi utama dalam menjaga keberlanjutan program pembangunan. Pemerintah akan memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di sektor kebutuhan dasar.
Selain itu, Pemkot Bontang akan terus mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD.
Dengan langkah tersebut, diharapkan stabilitas pembangunan di Kota Bontang tetap terjaga, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat terus meningkat meski di tengah keterbatasan anggaran. (Adv/Rhae)











