BeritaHeadlineLuwu UtaraSulsel

Akhirnya! Jalan Menuju Seko Mulai Dibangun

×

Akhirnya! Jalan Menuju Seko Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini
Jalan ke Seko Mulai Dibangun

Newsroom.co.id, Luwu Utara – Harapan masyarakat di wilayah terpencil Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, untuk menikmati akses transportasi yang layak, kini mulai terlihat sangat jelas. Bukan lagi harapan dan mimpi yang hanya bermain di tataran ilusi dan imajinasi atau angan-angan kosong.

Proyek pengerjaan jalan menuju wilayah kecamatan yang dijuluki sebagai “wilayah dengan ojek termahal di dunia” itu resmi dimulai pemerintah melalui sharing anggaran APBN dan APBD I.

Proyek pengerjaan jalan Seko ini diproyeksikan tidak hanya memutus isolasi geografis, tetapi juga akan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi daerah berjuluk “Bumi La Maranginang” itu.

Diketahui, akses menuju Seko merupakan jalur tereksrem yang ada di Sulawesi Selatan. Dengan medan berlumpur dan waktu tempuh berhari-hari, membuat harga barang-barang kebutuhan pokok di Seko melonjak sangat tajam.

Akibatnya, terjadi disparitas harga yang juga sangat menyolok antara harga barang kebutuhan pokok yang ada di wilayah daratan dan wilayah pegunungan, seperti Seko.

Hal ini perparah dengan adanya stigma klasik “ojek termahal sedunia”. Di mana salah satu moda transportasi bagi warga untuk ke Seko maupun sebaliknya, adalah menggunakan ojek alias motor yang dimodifikasi sebagai motor pengangkut barang.

Inilah kemudian yang menjadi pemicu naiknya atau melonjaknya harga-harga barang kebutuhan pokok di Kecamatan Seko. Nah, pengerjaan akses jalan ini dapat menjadi solusi yang tepat untuk memutus rantai isolasi, sekaligus memperkuat konektivitas antardesa dan antarkecamatan.

Dengan dimulainya pembangunan jalan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang diperkuat oleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi, akan berupaya memastikan standar jalan yang memadai agar ekonomi baru Luwu Utara dapat terwujud.

“Kita ingin memastikan bahwa proyek pengerjaan jalan ke Seko ini berjalan dengan baik. Kualitas harus sesuai spesifikasi agar jalan ini bisa bertahan lama,” ujar Bupati Andi Rahim saat memantau progress pengerjaan jalan tersebut, Sabtu (4/4/2026), di Desa Palandoan, Seko.

Ia berharap proyek infrastruktur sepanjang 4,8 km ini berjalan sesuai target waktu dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. “Kita juga berharap agar kualitas pembangunan jalan Seko dapat bertahan lama untuk ketahanan jalan dalam jangka waktu yang panjang,” tegasnya.

Bupati Andi Rahim meyakini bahwa pembangunan infrastruktur jalan Seko ini akan memberikan dampak atau efek domino pada kesejahteraan masyarakat setempat. Sehingga angka kemiskinan yang selama ini jadi momok dapat segera ditekan.

“Jalan ini bukan sekadar aspal, tetapi juga sebagai urat nadi ekonomi. Jika akses terbuka, potensi daerah bisa berkembang maksimal dan kemiskinan dapat kita tekan,” terangnya.

Dikatakannya bahwa akses jalan yang lebih baik diyakini juga akan membuka peluang usaha baru, memperlancar distribusi hasil bumi, serta meningkatkan mobilitas warga.

Dengan jalan yang bagus dan mulus, akan memberikan dampak yang positif di sektor pertanian dan perkebunan. Mengingat Seko memiliki potensi besar pada komoditas kopi, padi organik, dan kakao. Dengan jalan yang bagus pula, maka biaya logistik akan turun drastis, sehingga keuntungan petani juga akan meningkat.

“Ini bukan sekadar kita membangun jalan aspal, tetapi juga membangun masa depan masyarakat Seko. Kita ingin hasil bumi dari Seko ini dapat bersaing di pasar yang lebih luas tanpa terkendala ongkos angkut yang mahal,” tandasnya.

Seko tidak hanya soal pertanian dan perkebunan. Seko juga dikenal memiliki pariwisata yang indah memesona. Panorama alam Seko yang sangat autentik memiliki daya tarik luar biasa bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sehingga dengan akses yang mudah akan membuka peluang investasi di sektor pariwisata.

Terpisah, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan bahwa pengerjaan jalan ke Seko melalui APBN sementara dalam pembangunan. Pihaknya juga menggaransi bahwa pengerjaan jalan Seko melalui APBD Provinsi juga aka dilakukan dalam waktu dekat.

“Insya Allah, dalam waktu dekat, melalui APBD provinsi, kita juga akan mulai, sehingga kolaborasi penyelesaian jalan Seko secara bertahap terus dilakukan,” ungkap Andi Sudirman.

“Meski di tengah efesiensi, kita tetap berusaha bertahap melakukan program pembangunan daerah pada prioritas sesuai kemampuan keuangan daerah. Mohon dukungan warga sekitar dan mohon maaf jika akses jalan menjadi terhambat selama pengerjaan,” tandasnya. (LHr)