BontangHeadlineKaltimPolitik

Jelang Musda VIII, Golkar Bontang Mulai Penjaringan Calon Ketua

×

Jelang Musda VIII, Golkar Bontang Mulai Penjaringan Calon Ketua

Sebarkan artikel ini
Partai Golkar Bontang Mulai Buka Penjaringan Calon Ketua DPD

NEWSROOM.CO.ID, BONTANG – Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Bontang memulai tahapan penting menjelang Musyawarah Daerah (Musda) VIII.

Panitia Musda resmi mengumumkan penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Golkar Bontang untuk periode 2025-2030.

Ketua Penjaringan Calon Ketua DPD Partai Golkar Bontang, HM Idrus, menyampaikan bahwa pengambilan formulir pendaftaran calon ketua telah dibuka hari ini, Rabu (24/06/26). Itu berlangsung selama tiga hari.

Kader-kader Partai Golkar Bontang yang memenuhi syarat dan berniat maju dipersilakan mengambil formulir pendaftaran.

“Kesempatan pengambilan formulir dibuka sampai hari Jum’at,” ujarnya saat jumpa pers di Sekretariat DPD Partai Golkar Bontang pada Rabu (24/6/2026).

Setelah pengambilan formulir, lanjutnya, para bakal calon diwajibkan melengkapi seluruh persyaratan administrasi sebelum dikembalikan kepada panitia untuk diverifikasi.

“Setelah dikembalikan, masuk ke tahap verifikasi untuk menentukan kelengkapan serta keabsahan persyaratan calon,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris SC Musda VII, Lafendri menyampaikan, pelaksanaan Musda ini merupakan tindak lanjut dari hasil Munas Partai Golkar ke-11 yang menginstruksikan seluruh daerah untuk segera melaksanakan musyawarah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Pelaksanaan Musda ini juga berdasarkan surat dari DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur yang menindaklanjuti hasil Munas Partai Golkar ke-11.

“Selain itu juga didukung oleh keputusan Kementerian Hukum yang telah menetapkan kepengurusan hasil munas tersebut,” ujar Lafendri.

Dia membeberkan sejumlah syarat utama yang harus dipenuhi calon ketua DPD Golkar. Diantaranya pernah menjadi pengurus Partai Golkar minimal lima tahun, mengikuti pendidikan dan pelatihan kader yang dibuktikan dengan sertifikat, serta memperoleh dukungan minimal 30 persen dari pemilik hak suara dalam Musda.

“Bukan hanya itu. Persyaratannya cukup banyak,” katanya.

Dalam Musda VIII Golkar Bontang terdapat delapan pemilik hak suara, terdiri dari DPD Partai Golkar Kalimantan Timur, Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Bontang, Ketua DPD Golkar Bontang, organisasi sayap partai yang terdiri dari KPPG dan AMPG, serta tiga Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK).

Lafendri menegaskan, proses penjaringan tetap berlangsung secara terbuka dan demokratis bagi seluruh kader yang memenuhi syarat. Siapapun itu.

“Semua memiliki hak dan peluang untuk mendaftar. Partai Golkar adalah partai yang demokratis dan memberikan ruang bagi kader terbaik untuk maju,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda Golkar Bontang, Andi Amri, mengatakan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan musyawarah berjalan lancar sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.

“Musda ini kami laksanakan secara sederhana namun tetap sesuai ketentuan organisasi. Harapannya seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan baik, lancar, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu melanjutkan kerja-kerja Partai Golkar di Kota Bontang,” ujarnya.

Musda VIII Partai Golkar Bontang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 13.00 WITA, di Hotel Grand Mutiara Bontang. (Wil)