Newsroom.co.id, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui penanaman mangrove saat menghadiri kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD Ke-128 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0908/Bontang, Jumat (08/05/2026).
Menurut Agus Haris, penanaman mangrove menjadi langkah nyata dalam mencegah abrasi sekaligus menjaga ekosistem pesisir Kota Bontang agar tetap lestari.
“Penanaman mangrove ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Selain mencegah abrasi, kegiatan ini juga penting untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir di Kota Bontang,” ujarnya.
Kegiatan penanaman mangrove tersebut dilaksanakan di kawasan pesisir Jalan Cumi-Cumi 3 RT 01 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan bersama unsur Forkopimda, instansi pemerintah, perusahaan, dan elemen masyarakat.
Sebelumnya, Tim Wasev TMMD Ke-128 yang dipimpin Mayjen TNI Muhammad Muchidin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0908/Bontang dan disambut langsung Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah, selaku Dansatgas TMMD Ke-128 di Poskotis TMMD, Jalan Kerikil 7 RT 13 Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0908/Bontang memaparkan progres pelaksanaan TMMD Ke-128 yang mencakup sasaran fisik dan nonfisik. Program fisik meliputi pembangunan badan jalan, semenisasi jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jembatan di RT 26 Kelurahan Gunung Telihan, pembuatan sumur bor di RT 25 Kelurahan Gunung Telihan, hingga pengecatan tempat ibadah.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat melalui semangat gotong royong,” kata Letkol Inf Ardiansyah.
Usai menerima paparan, Tim Wasev meninjau langsung sejumlah sasaran pembangunan, termasuk badan jalan dan jembatan di Jalan Kerikil 7 RT 13 Kelurahan Bontang Kuala. Dalam peninjauan tersebut, Mayjen TNI Muhammad Muchidin memberikan masukan teknis terkait kondisi kemiringan jembatan agar diperkuat guna mengantisipasi dampak curah hujan tinggi dan banjir.
“Kami berharap pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Pondasi jembatan harus diperkuat agar lebih kokoh dan aman digunakan,” tegasnya.
Selain itu, rombongan juga meninjau pembangunan jembatan di RT 26 Kelurahan Gunung Telihan serta program pembuatan sumur bor di RT 25 Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, yang ditujukan untuk membantu kebutuhan air bersih masyarakat.
Mayjen TNI Muhammad Muchidin turut mengapresiasi dukungan masyarakat yang telah memberikan bantuan dan hibah lahan guna mendukung kelancaran pembangunan fasilitas umum dalam program TMMD.
“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan pengorbanan masyarakat yang turut mendukung program TMMD ini,” ungkapnya. (*)











