BeritaBontangHeadlineKaltim

Damkar Bontang Tangani 6 Kasus Kebakaran Sepanjang Maret 2026, Didominasi Korsleting Listrik

×

Damkar Bontang Tangani 6 Kasus Kebakaran Sepanjang Maret 2026, Didominasi Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (AI)

NEWSROOM.CO.ID, BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang mencatat enam peristiwa kebakaran yang terjadi sepanjang Maret 2026. Peristiwa tersebut tersebar di sejumlah titik Kota.

Berdasarkan data yang dirilis, kebakaran pertama terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2026, yang melibatkan pipa jaringan gas di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 36, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.

Selanjutnya, pada Kamis, 12 Maret 2026. Kebakaran melanda rumah panggung di kawasan Pujasera Guntung, tepatnya di Jalan Tari Jepen, RT 10, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Peristiwa lain terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026, berupa kebakaran pos kamling di Jalan Pattimura, RT 26, Gang Atletik 11, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Kemudian, pada Minggu, 22 Maret 2026, kebakaran kembali terjadi dan menghanguskan rumah tempat tinggal di Jalan Veteran, RT 21, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.

Memasuki akhir bulan, tepatnya Sabtu, 28 Maret 2026, kebakaran terjadi di lokasi penampungan barang bekas di Jalan AP Mangkunegoro, RT 17, Gang Selat Bone, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan.

Sementara itu, kejadian terakhir tercatat pada Senin, 30 Maret 2026, yang melibatkan meteran listrik di salah satu toko di Jalan Bhayangkara, RT 06, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Dari total enam kejadian tersebut, penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik dengan tiga kasus. Selain itu, terdapat dua kasus akibat kelalaian, serta satu kasus yang disebabkan oleh kebocoran bahan bakar atau saluran gas.

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam penggunaan instalasi listrik dan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Mari tingkatkan kesadaran dan kehati-hatian. Semoga kejadian serupa dapat diminimalisir,” ujarnya. (Red)