BeritaHukrimPalopoSulsel

Saling Lempar Batu hingga Bunyi Papporo, Tawuran Pemuda di Palopo Berhasil Dibubarkan Polisi

×

Saling Lempar Batu hingga Bunyi Papporo, Tawuran Pemuda di Palopo Berhasil Dibubarkan Polisi

Sebarkan artikel ini
Saling Lempar Batu hingga Bunyi Papporo, Tawuran Pemuda Palopo Berhasil Dibubarkan Polisi

Newsroom.co.id, Palopo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polres Palopo melalui Polsek Wara Utara dan Polsek Telluwanua bergerak cepat melakukan penanganan dengan cara Pembubaran terhadap aksi tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi di wilayah hukum Polres Palopo.

Kejadian yang terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026 sekitar pukul 05.45 Wita, bertempat di Jalan Trans Sulawesi, Jalan Dr. Ratulangi Km. 08, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, tawuran diketahui antara Kelompok Pemuda Palangiran, Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua dengan Kelompok Pemuda Km. 08, Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut diduga bermula saat kedua kelompok pemuda saling berteriak dan menggunakan senter laser, yang kemudian berlanjut dengan aksi saling lempar batu.

Selain itu, terdengar bunyi senjata rakitan jenis papporo serta petasan yang semakin memicu situasi menjadi tidak kondusif.

Saat tiba di lokasi, personel Polsek Wara Utara Bersama Polsek Telluwanua segera melakukan upaya Pembubaran dalam meredam aksi tawuran.

Dalam pelaksanaannya, personel Polres Palopo turut dibantu oleh tokoh masyarakat setempat serta Ketua RT dan RW, guna menenangkan kedua kelompok yang terlibat.

Selanjutnya, sekitar pukul 06.10 Wita, situasi berhasil dikendalikan setelah personel Polsek Wara Utara Bersama Polsek Telluwanua melakukan pembubaran dan pendekatan persuasif.

Kedua kelompok pemuda akhirnya mundur dan menghentikan aksi tawuran tanpa melanjutkan serangan.

Akibat kejadian tersebut, sempat terjadi kemacetan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Dr. Ratulangi, baik dari arah utara maupun selatan.

Namun, arus lalu lintas kembali normal setelah personel Polres Palopo melakukan pengaturan di lokasi. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil, meskipun di sekitar lokasi kejadian ditemukan batu kali yang berserakan di badan jalan.

Hingga saat ini, situasi Kamtibmas terpantau aman dan kondusif, dengan personel Polsek Wara Utara masih bersiaga (standby) di sekitar lokasi guna mengantisipasi terjadinya tawuran susulan.

Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan Binluh Kamtibmas di wilayah rawan konflik.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Polres Palopo akan terus melakukan pengamanan dan langkah-langkah preventif guna mencegah terjadinya tawuran susulan,” ujar AKP Marsuki.

Lebih lanjut, Marsuki menambahkan bahwa tawuran antara Kelompok Pemuda Palangiran dan Kelompok Pemuda Km. 08 diketahui telah berlangsung berulang selama kurang lebih dua bulan terakhir.

Hingga saat ini, belum ada pertemuan atau mediasi resmi yang dilakukan oleh pemerintah setempat, baik dari Kelurahan Batu Walenrang maupun Kelurahan Buntu Datu, terhadap kedua kelompok pemuda tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, pihak kepolisian menyarankan agar dilakukan pengamanan kawasan di kedua wilayah guna menghindari terjadinya aksi tawuran lanjutan.

Selain itu, diharapkan adanya mediasi dan pertemuan resmi yang difasilitasi oleh pemerintah setempat bersama tokoh masyarakat dan pihak kepolisian, agar permasalahan antar kedua kelompok dapat diselesaikan secara damai dan tidak kembali mengganggu stabilitas Kamtibmas di wilayah Kota Palopo. (*)