Newsroom.co.id, Bontang – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang merilis perkembangan harga bahan pokok hasil monitoring di tiga pasar rakyat, yakni Pasar Rawa Indah, Telihan, dan Loktuan, pada Senin, 15 Desember 2025.
Secara umum, harga kebutuhan pokok terpantau relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang masih menunjukkan harga tinggi, terutama pada kelompok cabai dan ikan laut.
Untuk komoditas beras, beras medium dijual dengan harga Rp15.600 per kilogram di seluruh pasar, sementara beras premium berada di angka Rp16.100 per kilogram. Gula pasir curah tercatat stabil di harga Rp18.000 per kilogram.
Harga minyak goreng kemasan bervariasi, dengan harga tertinggi di Pasar Rawa Indah sebesar Rp25.000 per liter, sedangkan di Pasar Telihan dan Loktuan masing-masing Rp23.000 per liter.
Pada komoditas protein hewani, daging sapi masih bertahan di harga Rp160.000 per kilogram di seluruh pasar. Daging ayam ras dijual Rp55.000 per 1,8 kilogram, dan telur ayam ras Rp2.000 per butir.
Sementara itu, harga ikan cukup beragam. Ikan kembung dijual antara Rp45.000 hingga Rp55.000 per kilogram, ikan tongkol berkisar Rp25.000–Rp30.000 per kilogram, dan ikan bandeng berada di rentang Rp35.000–Rp40.000 per kilogram.
Kelompok hortikultura menunjukkan fluktuasi cukup mencolok. Cabai merah besar berada di kisaran Rp65.000–Rp70.000 per kilogram, cabai keriting Rp50.000–Rp65.000 per kilogram, dan cabai rawit/biasa masih tinggi di harga Rp70.000–Rp75.000 per kilogram.
Untuk sayuran lainnya, bawang merah dijual hingga Rp65.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, kentang Rp18.000–Rp20.000 per kilogram, kol Rp12.000–Rp15.000 per kilogram, dan tomat berkisar Rp12.000–Rp15.000 per kilogram.
Pemantauan harga ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sekaligus sebagai acuan bagi masyarakat dan pemangku kebijakan dalam mengantisipasi potensi gejolak harga di pasar. (*)











